Universitas Sebelas Maret (UNS) telah lebih kurang 4 tahun menerapkan E-Learning di kampusnya. Muhammad Nizam, dosen Fakultas Teknik UNS, adalah salah satu yang aktif menggunakan E-Learning.
“Bagus. Kalau saya berhalangan mengajar seperti ini. Saya tinggal mengisi tugas di E-Learning,” ujar Nizam yang ditemui di sela istirahat Workshop Blended Learning di Comlabs ITB, Kamis (10/3).
Manfaat lain yang Nizam rasakan dari E-Learning adalah waktunya terasa lebih longgar. “Tapi memang harus aktif buka internet,” tambahnya.
Menurut Nizam, penggunaan E-Learning bisa fleksibel sesuai kebutuhan. “Mata kuliah dasar misalnya, tutorialnya lebih banyak,” tutur Nizam. Selain berdasarkan mata kuliah, pengaturan juga dilakukan berdasarkan jumlah mahasiswa yang mengontrak. Kelas besar dan kecil disiasati perlakuannya. Kelas besar hanya bisa mengakses konten, sementara untuk pengumpulan tugas disediakan alamat e-mail lain. “Karena kalau sampai server down juga kan merugikan,” ujar pemegang gelar Ph.D ini. Sementara untuk kelas kecil yang jumlah mahasiswanya hanya sekitar 20-an orang, selain akses terhadap konten juga ditambahkan akses lain seperti pengumpulan tugas, forum diskusi, dan lain-lain.
Hadapi Mahasiswa Pemalu
Dari pengalamannya selama mengajar, salah satu masalah yang dihadapi Nizam selama ini adalah mahasiswa yang pemalu. “Kalau di kelas saya tanya siapa yang sudah paham, tidak ada yang tunjuk tangan. Kalau saya tanya siapa yang belum paham juga semua diam. Ini gimana to?” Menurutnya, karakter mahasiswa jawa itu tidak mau menonjolkan diri. Kalau ada ilmu diam, tidak banyak bicara. Orang lain tidak tahu dia sudah paham atau belum. “Kalau mereka tidak berani speak out, ada alternatif lain dengan E-Learning ini.”
Dari tugas-tugas yang diserahkan mahasiswa melalui E-Learning, Nizam menilai ada beberapa yang memang berpotensi. “Saya sampaikan juga di forum, kalau project-nya bisa untuk tugas akhir.” Diakuinya, selama menggunakan E-Learning mahasiswanya cukup aktif dan antusias. “Kalau ada materi-materi bagus dari youtube saya embed-kan, link-link dari situs lain juga. Waktu saya tanya pendapatnya, mahasiswa mengaku suka,” ungkap dosen yang mengampu mata kuliah Manajemen Energi ini.
Kendati sudah banyak terasa manfaatnya, belum semua dosen di UNS menggunakan E-Learning secara aktif. Nizam mengungkapkan akan terus memberikan contoh ke kolega lain. “Bahwa program E-Learning ini ada, dan bagus.”

